- Kontak Kami  |  SiteMap  |  WebMail -
Indonesian English French German Italian Japanese Malay Romanian Spanish Swedish Thai Turkish Ukrainian

Sabtu, 08 Oktober 2011

Buah Makassar ( Brucea javanica [L.] Merr )

Hutan merupakan kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Manfaat yang dimilki oleh hutan sangat vital bagi kelangsungan hidup manusia, diantaranya sebagai sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, memelihara kesuburan tanah, pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya, selain itu memproduksi hasil hutan.

 

A. PENDAHULUAN

Produksi hasil hutan terdiri dari hasil hutan kayu dan hasil hutan non kayu. Untuk hasil hutan non kayu antara lain rotan, rumput-rumputan, jamur-jamur, getah-getahan, dan  lain-lain, termasuk tumbuhan obat.

Tumbuhan obat sangat potensial untuk dikembangkan karena beranekaragamnya tumbuhan yang terdapat di hutan. Salah satu tumbuhan obat di Sulawesi Selatan yang mempunyai khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit yaitu buah makassar (Brucea javanica [L.] Merr). Tanaman Buah Makassar atau Brucea javanica atau biasa disebut tambara marica bagi masyarakat Bugis Makassar menjadi salah satu tanaman yang dibudidayakan untuk digunakan sebagai obat herbal.

B. DESKRIPSI DAN KLASIFIKASI

Buah makassar banyak terdapat di dalam hutan yang tumbuh secara liar. Brucea javanica sangat umum tumbuh di tempat terbuka seperti hutan sekunder ringan dan semak, pinggir hutan dan bahkan di tempat panas di tanah berpasir dan tanah kapur. Juga tumbuh di tempat yang beriklim muson dan lembab, dari permukaan laut hingga 900 m dpl.

Tanaman ini berupa perdu atau pohon kecil tegak, tinggi hingga 10 m dengan rambut halus dan ikal. Buah terdiri atas 1 - 4 anak buah batu yang berdaging, warna hitam keunguan ketika kering. Biji bulat telur dengan kulit biji yang tipis dan endosperma tipis. Bunga tunggal, kecil, putih kehijauan sampai merah kehijauan atau ungu. Daunnya tersusun spiral, bersirip ganjil, anak daun 3-15, berhadapan dengan tangkai yang pendek, bundar telur lonjong hingga bunda telur melanset, tulang daun sekunder tidak bercabang dan berakhir di kelenjar daun. Perbungaan di ketiak daun, berbulu, menggarpu kecil.

Berdasarkan klasifikasi tumbuhan termasuk dalam famili Simaroubaceae. Adapun klasifikasinya adalah sebagai berikut :

Kingdom               :      Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom        :      Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi         :      Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi                     :      Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas                     :      Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
SubKelas             :      Rosidae
Ordo                      :      Sapindales
Famili                    :      Simaroubaceae
Genus                   :      Brucea
Spesies                :      Brucea javanica (L.) Merr

Nama daerah untuk tumbuhan ini Sumatera: dadih-dadih, tambar sipago, t. sipogu, t. bui, malur, sikalur, belur. Jawa: kendung peucang, ki padesa, kuwalot, trawa!ot, walot (Sunda), kwalot (Jawa). Sulawesi: tambara marica (Makassar). Maluku: nagas (Ambon). Nama asing Ya dan zi (C), false sumac, java brucea fruit (I). Nama simplisia Bruceae Fructus (buah makassar).

C. MANFAAT

Hampir semua bagian dari tumbuhan ini dapat digunakan sebagai obat. Bagian yang paling banyak digunakan adalah buah. Setelah buah dikumpulkan, bagian yang keras dibuang untuk diambil isinya. Selain buah, daun dan akar juga berkhasiat sebagai obat.

Tamanan dari famili Simarubaceae ini mengandung alkaloid brucamarine, yatanine, glikosida brucealin, yatanoside A dan B, kosamine, dan fenol (brucenol, bruceolic acid).

Bijinya mengandung brusatol dan bruceine A, B, C, E, F, G, H. Daging buahnya mengandung minyak lemak, asam oleat, asam linoleat, asam stearat, dan asam palmitoleat. Buah dan daunnya mengandung tanin (Ira Eka Pratiwi, tanpa tahun--red). Buahnya digunakan untuk pengobatan malaria, disentri amuba, diare kronis akibat terinfeksi Trichomonas sp., keputihan, wasir, cacingan, papiloma di pangkal tenggorokan, lambung, rektum, paru-paru, leher rahim dan kulit.

Buah makassar merupakan salah satu tanaman obat Indonesia yang kaya akan manfaat. Secara empiris buah makassar dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Akarnya digunakan untuk pengobatan malaria, keracunan makanan, demam. Daunnya digunakan untuk mengatasi sakit pinggang.

D. CARA PENGGUNAAN

1.    Pengobatan Malaria

Buah makassar disiapkan sebanyak 10 buah, diambil isinya, lalu digiling sampai halus. Kemudian dimasukkan ke dalam kapsul dan diminum sekaligus. Ini dilakukan 3 kali sehari selama 3 hari. Dosis dikurangi setengahnya dan diminum dalam 5 hari.

Atau dengan menyiapkan 15-20 gr akar buah makassar yang telah dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Direbus dalam tiga gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, disaring dan diminum air saringannya. Ini dilakukan sehari dua kali, masing-masing setengah gelas.

2.    Pengobatan Disentri karena Amuba

Buah Makassar sebanyak 10-15 digiling halus, lalu dimasukkan ke dalam kapsul. Ramuan ini diminum sekaligus setelah makan, 3 kali sehari selama 7-10 hari.

3.    Pengobatan Disentri, Air kemih, Tinja berdarah karena panas/demam

Buah makassar sebanyak 25- 50 buah digiling sampai halus, lalu dimasukkan ke dalam kapsul. Ramuan ini diminum sekaligus dengan larutan air gula batu.

4.    Pengobatan Wasir

Buah makassar sebanyak 7 buah digiling  sampai halus. Lalu dimasukkan ke dalam kapsul dan diminum sekaligus.

5.    Pengobatan Keputihan

Buah makassar sebanyak 20 buah dimasukkan ke dalam periuk tanah atau panci enamel. Ditambahkan 400 cc air bersih, lalu direbus sampai tersisa 100 cc. Setelah dingin ramuan ini dapat digunakan untuk mencuci liang reproduksi wanita. Caranya dengan menyemprotkan air rebusan tadi menggunakan penyemprot (sprayer). Ramuan yang dipakai untuk setiap kali pemakaian sebanyak 20-40 cc. Jika keputihannya ringan, penyemprotan cukup dilakukan sekali saja. Namun jika keputihanya berat, perlu diulang selama 2-3 hari.

6.    Pengobatan pada pemakaian luar

Buah Makassar dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit kutil dan mata ikan di kaki. Pemakaian ramuan ini harus hati-hati agar tidak mengenai kulit normal di sekitarnya. Daun buah makassar yang digiling halus dapat digunakan untuk mengompres bagian tubuh yang bengkak, akibat terbentur atau terpukul (memar) benda keras. Selain dapat menyembuhkan penyakit, ramuan ini dapat digunakan untuk mengusir belalang.

DAFTAR PUSTAKA

Ardhi. 2010. Tanaman Obat: Khasiat Buah Makassar Sebagai Anti Kanker.. www.iptek.net.id. Diakses tanggal 21 September 2010. Indonesia.

Guo Z, Vangapandu S, Sindelar RW, Walker LA, Sindelar RD.  2005.  Biologically active quassinoids and their chemistry: Potential Leads for drug design.  Current Medicinal Chemistry 12:173-190.

Sari, N. 2010. Potensi Buah Makassar (Brucea javanica (L.) Merr) sebagai Inhibitor Enzim α-Glukosidase. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor: Bogor.

 

Oleh: Muhammad Idham Aliem, S.Hut (Calon PEH)