- Kontak Kami  |  SiteMap  |  WebMail -
Indonesian Afrikaans Arabic English French German Italian Japanese Malay Romanian Russian Spanish Swedish Thai Turkish Ukrainian

Senin, 30 Januari 2012
Konservasi SDAHE    |    Kebakaran Hutan    |    Keanekaragaman Hayati    |    Flora    |    Fauna    |    Konservasi Kawasan    |    Jasling & Wisata alam    |    Pengumuman

Rangkong : Fauna Maskot Sulawesi Selatan

Salah satu pertimbangan dipilihnya Burung Rangkong sebagai maskot fauna Propinsi Sulawesi Selatan adalah karena merupakan burung endemik pulau Sulawesi. Burung Rangkong atau disebut juga Enggang Sulawesi termasuk jenis burung liar yang keberadaanya dilindungi sesuai dengan perundang-undangan binatang liar tahun 1931. Saat ini, populasinya menurun sehingga tingkat kelangkaannya cukup tinggi.

Dengan dasar itulah maka tidak salah bila Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan menetapkan Burung Rangkong sebagai fauna identitasnya. Penetapan ini selain tujuan mengenalkan dan mempopulerkan Burung Rangkong Sulawesi sebagai burung khas daerah ini, juga untuk meningkatkan rasa memilki dan menanamkan kebanggan terhadap fauna daerahnya. Hal inilah merupakan bagian dari upaya untuk ikut melestarikan Burung Rangkong dari kepunahan. Lebih jauh lagi, penetapan tersebut dapat diarahkan juga untuk mepromosikan pariwisata setempat dan mengembangkan industri daerah.

POSTURNYA YANG GAGAH

Burung Rangkong oleh masyarakat setempat disebut Alo atau Kangkareng. Dalam Bahasa Inggrisnya disebut Celebes hornbill atau Buton hornbill. Selain di Pulau Buton , Burung Rangkong juga tersebar di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Burung Rangkong merupakan salah satu spesies dari Suku Bucerotidae yang sudah termasuk langka. Klasifikasi lengkap dari Burung Rangkong sebagai berikut :

Fillum                 :     Chordata

Sub Fillum          :     Vertebrata

Class                   :     AVES

Ordo                   :     Coraciformes

Family                :     Bucerotidae

Genus                 :     Rhyticeros

Spesies               :     Rhyticeros cassidix

Diantara sekian jenis burung rangkong yanga ada di Indonesia, Enggang Sulawesi merupakan satu spesies yang berukuran besar. Panjang badannya mencapai 110 cm. Postur badannya terlihat gagah, terutama pada burung jantan. Burung jantannya mempunyai casque besar di atas hidungnya dan berwarna merah. Paruhnya besar dan berwarna kuning gading. Bulu dan chesnut lehernya berwarna biru. Bulu badannya berwarna hitam, sedangkan bulu ekornya brwarna putih. Penampilan burung jantan dengan paruh yang besar dan bulunya yang berwarna warni memang sangat mempesona. Postur dan warna bulu burung betina kurang menarik bila dibandingkan dengan burung jantan.

Burung ini termasuk jenis binatang omnivora sebab makanannya berupa binatang-binatang kecil, burung, dan buah-buahan serta biji-bijian. Kadal, katak, burung-burung kecil juga telur-telur yang menetas merupakan makanan yang disukainya. (Dikutip dari Flora fauna Maskot Nasional dan Propinsi oleh : Yustina Erna Widyastuti)

 
Google
Web ksdasulsel
SUBSCRIPTION
Silahkan Anda memasukkan email pada kolom di bawah untuk dapat berlangganan artikel / berita terbaru dari kami :

Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan

Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 13,7

Kotak Pos 1144 Makassar 90241

Sulawesi Selatan – INDONESIA

Telp. / Fax.   : + 62 – 411 – 590371 / 590370