- Kontak Kami  |  SiteMap  |  WebMail -
Indonesian Afrikaans Arabic English French German Italian Japanese Malay Romanian Russian Spanish Swedish Thai Turkish Ukrainian

Selasa, 17 Januari 2012
Konservasi SDAHE    |    Kebakaran Hutan    |    Keanekaragaman Hayati    |    Flora    |    Fauna    |    Konservasi Kawasan    |    Jasling & Wisata alam    |    Pengumuman

Pucak Teaching Farm : sebuah konsep pembelajaran

Article Index
Pucak Teaching Farm : sebuah konsep pembelajaran
Daya Tarik dan Fasilitas Penunjang
PTF bagi masyarakat sekitar
All Pages

Masyarakat Propinsi Sulawesi Selatan patut bersyukur karena memiliki cukup banyak tempat rekreasi yang menarik untuk dikunjungi. Salah satu di antaranya adalah Pucak Teaching Farm (PTF) yang terletak di Dusun Puncak, Desa Pucak, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Maros. Konsep

rekreasi yang ditawarkan adalah agrowisata. Yang menarik karena lokasinya berada di atas tanah milik. Untuk mengetahui lebih jauh tentang Pucak Teaching Farm, redaksi menyajikannya dalam Rubrik Jalan-Jalan edisi perdana.

Keadaan Lokasi dan aksesibilitas

Pucak Teaching Farm berada di ketinggian ± 300 mdpl dan terletak pada koordinat 05008’49” LS dan 119039’14,2”BT. Lokasi PTF terbilang mudah dijangkau karena hanya berjarak 35 Km dari Kota Makassar dengan rute Makassar - Batangase - Kec. Tombolopao. Dengan rute ini perjalanan dapat ditempuh selama kurang dari 2 jam. Transportasi menuju ke lokasi tergolong lancar. Selain tersedia angkutan umum (pete-pete) juga tersedia jasa ojek. Jika menggunakan angkutan umum dari Batangase cukup dengan mengeluarkan ongkos sebesar Rp. 10.000,- dan jika menggunakan ojek sebesar Rp. 30.000,-. Jalanan menuju lokasi umumnya datar, namun sangat disayangkan karena jalanannya sebagian belum diaspal.

Agrowisata Pucak Teaching Farm

Sejarah PTF dimulai pada tahun 1988. Ketika itu luasnya hanya 4 Ha dan merupakan perkebunan pribadi. Tanaman yang dibudidayakan adalah Mangga dan jeruk. Awal tahun 2000, pemilik mulai mengarahkannya untuk agrowisata dan mulai membangun beberapa fasilitas pendukung.

Konsep teaching farm muncul dari kesenangan pemiliknya melakukan inovasi di Bidang Usaha Tani (Farm). Banyak ide-ide yang diuji cobakan di Pucak termasuk beberapa  kebijakan yang akan diambil. Ketika itu, pemiliknya memegang jabatan tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan sehingga dalam mengambil sebuah kebijakan dirasa perlu melakukan uji coba.

Beberapa uji coba yang sudah dilakukan dan  telah menunjukkan hasil adalah budi daya jeruk siam, budidaya ikan nila dan ikan mas, penangkaran rusa jenis Rusa Timor, dan peternakan kambing Boerawa. Produksi jeruk siam dari PTF tahun 2008 adalah sebanyak 45 ton dan telah dipasarkan di beberapa kabupaten. Penangkaran rusa juga mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan, dari jumlah 6 ekor kini telah mencapai 70 ekor.

Keberhasilan dalam melakukan uji coba persilangan antara kambing Boer dari Australia dengan kambing PE (peranakan etawa), juga patut diberi apresiasi. Kambing etawa sebenarnya berasal dari India, namun yang ada saat ini  hanya merupakan hasil perkawinan dengan kambing-kambing lokal. Kambing PE selain dapat diperah susunya juga dapat dijadikan pedaging, tapi beratnya hanya 60 kg sehingga untuk meningkatkan manfaatnya sebagai pedaging dilakukan persilangan dengan kambing BOER yang beratnya dapat mencapai 160 kg. Hasil persilangan ini telah dipasarkan ke Pulau Kalimantan, Papua, Palu, Bengkulu dan Lampung.

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, sebagai sebuah areal agrowisata dan pembelajaran usaha tani, pengelola PTF telah membuat  beberapa uji coba yang kemudian dijadikan daya tarik. Selain kebun mangga dan jeruk, penangkaran rusa dan peternakan kambing, di dalam lokasi juga dapat ditemukan beberapa satwa lain seperti monyet, beberapa jenis burung, ular dan buaya serta peternakan sapi bali.

Di dalam kebun jeruk seluas 10 Ha, terdapat sebuah telaga buatan berukuran ± 2 Ha yang diperuntukkan bagi penggemar olahraga memancing. Di kolam inilah dibudidayakan ikan nila, dan ikan mas. Selain telaga itu, terdapat sebuah telaga buatan lagi yang diperuntukkan untuk wisata air. Telaga ini juga berukuran ± 2 Ha dan di atasnya membentang sebuah jembatan. Di dalam telaga dibudidayakan pula beberapa jenis ikan seperti pada telaga pancing yaitu ikan nila, ikan mas, tapi di telaga ini ditambahkan jenis ikan patin. Sebagai penunjang wisata air, telaga ini dilengkapi permainan air berbentuk bebek. Untuk menggunakan permainan air ini, pengelola memungut bayaran Rp. 10.000,-/30 menit.



 
Google
Web ksdasulsel
SUBSCRIPTION
Silahkan Anda memasukkan email pada kolom di bawah untuk dapat berlangganan artikel / berita terbaru dari kami :

Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan

Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 13,7

Kotak Pos 1144 Makassar 90241

Sulawesi Selatan – INDONESIA

Telp. / Fax.   : + 62 – 411 – 590371 / 590370